Indonesia memiliki banyak potensi di dalamnya, termasuk bersastra. Telah banyak sastrawan yang lahir dari perut Indonesia. Dunia sastra di Indonesia semakin berkembang dan mahir dari tahun ke tahun. Pada mulanya sastra Indonesia ini tak dapat terlepas dari pengaruh sastra dunia. Karakter sastra yang kental diadopsi oleh bangsa Indoinesia sebagai penciptanya adalah sastra Melayu lama. Nama Abdullah Bin Abdul Kadir Munsyi melekat dalam sejarah awal pembentukan sastra di Indonesia. Bnyak hal yang melatar belakangi kemunculan karakter sastra Indonesia yang penuh dinamika dari masa ke masa. Indonesia memiliki angkatan Balai Pustaka, Angkatan Pujangga Baru, Angkatan 45, serta Angkatan muda pembaharu yang menciptakan puisi-puisi modern seperti saat ini.
Selain puisi ada juga genre novel dan cerpan dalam sastra tulis Indonesia. Dari tahun ke tahun perkembangan dan pergolakan dunia sastra di Indonesia semakin pesat. Tua, muda, kecil, besar, kaya, miskin bersastra untuk Indonesia dengan berbagai macam karyanya. Indonesia sangat kaya akan hasil buni, akan laut, hutan, dan masih bnanyak lagi kekayaan didalamnya yang dapat dieksplor menjadi sebuh karya yang indah oleh insan-insan di dalamnya.
Dunia sasta di Indonesia diramaikan oleh berbagai karakter dan gaya berbahasa ratusan bahkan ribuan sastrawan, dari yang beraliran realisme, religius, romantis, ekspresionis, impresionis, teologis, bahkan absurd. Dengan karyanya yang beraroma nasionalis, sosialis bahkan feminis. dunia tersebut dalam perkembangannya tak dapat lepas dari kemajemukan Indonesia yang menciptakanbanyak ide dan gagasan yang ingin dieksplor, pengaruh dari dunia global, bahkan berbagai hal yang berkecamuk di bumi Indonesia yang akhirnya menimbulkan kegairahan sastra untuk berbicara, karena sastra bisa berbicara apapun dengan gaya apapun.
Segala sisi dapat dibidik oleh dunia sastrawi, pengarang-pengarang Indonesia pun amat peka dengan hal itu, sehingga Indonesia tak pernah haus akan karya. Indonesia Teruslah Berkarya!!! Merdeka!!!!

Posting yang banyak Dian,, Kunjungi aku di www.peribahasakita.blogspot.com ya...
BalasHapus